Gadget adalah media yang di pakai sebagai alat komunikasi modern. Gadget semakin mempermudah kegiatan komunikasi manusia. Kini kegiatan komunikasi telah berkembang semakin lebih maju dengan munculnya gadget. Diantaranya smartphone seperti iphone, android, blackberry serta notebook. Dalam psikologi perkembangan anak usia dini dikatakan sebagai anak yang berumur 0-6 tahun. Gadget berdampak terhadap perkembangan sosial anak usia dini . Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia dini terdapat dampak positif dan dampak negatif. Penggunaan gadget yang berlebihan akan membawa dampak buruk bagi perkembangan sosial dan emosional anak. Dampak buruk penggunaan gadget pada anak antara lain anak menjadi pribadi tertutup, gangguan tidur, suka menyendiri, perilaku kekerasan, pudarnya kreativitas, dan ancaman cyberbullying. Solusi terhadap permasalahan pemakaian gadget pada anak usia dini dengan cara membatasi pemakaian gadget, mengawasi anak dalam bermain gadget dengan figur orang tua yang berperan sangat penting serta memberi jadwal waktu yang tepat saat anak bermain gadget, agar gadget tidak dapat menghambat perkembangan sosial anak usia dini.
Bahaya gadget meliputi masalah fisik seperti mata lelah, sakit punggung, obesitas, gangguan tidur, dan cedera otot, serta masalah mental seperti kecemasan, depresi, stres, sulit fokus, isolasi sosial, dan penurunan prestasi akademik, yang semuanya akibat penggunaan berlebihan, paparan sinar biru, dan kurangnya interaksi nyata, termasuk sindrom kecanduan bernama nomophobia.
Dampak Fisik :
- Mata: Mata kering, perih, penglihatan kabur (karena otot mata tegang dan kurang berkedip), sakit kepala, dan peningkatan risiko mata juling (terutama pada anak) akibat paparan sinar biru.
- Postur Tubuh: Masalah postur seperti text neck syndrome (sakit leher) dan nyeri punggung karena posisi membungkuk saat menggunakan gadget.
- Otot & Ligamen: Texting thumb (tendinitis) pada ibu jari dan gangguan saraf ulnaris di siku.
- Gangguan Tidur: Sinar biru menghambat hormon melatonin, membuat sulit tidur.
- Obesitas: Kurang gerak dan pola makan tidak teratur.
- Cedera: Risiko kecelakaan saat menggunakan gadget sambil beraktivitas.
Dampak Mental & Psikologis :
- Stres, Cemas, Depresi: Perbandingan sosial, konten negatif, dan isolasi dapat memicu masalah ini, bahkan sampai ide bunuh diri pada kasus ekstrem.
- Kecanduan (Nomophobia): Rasa cemas luar biasa saat jauh dari gadget, selalu ingin mengecek, dan merasa gelisah jika baterai lemah.
- Sulit Fokus: Penurunan konsentrasi saat belajar atau bekerja.
- Gangguan Perilaku: Mudah marah, agresif, dan perubahan perilaku lainnya.
- Isolasi Sosial: Kurang interaksi tatap muka, merusak hubungan personal, dan meningkatkan perasaan kesepian.
- Penurunan Prestasi: Gangguan tidur dan fokus berdampak pada akademik.
Dampak Sosial & Perkembangan Anak :
- Keterlambatan Perkembangan: Terutama pada anak, dapat menghambat perkembangan motorik, bicara, dan sosial.
- Persepsi Diri Negatif: Perbandingan terus-menerus di media sosial dapat merusak citra diri.
Cara Mengatasi :
- Batasi waktu layar, terutama sebelum tidur.
- Aktif bergerak dan berinteraksi langsung.
- Matikan notifikasi atau data seluler untuk mengurangi godaan.
- Manfaatkan "me time" untuk aktivitas non-digital.